Aksi Penipuan Tomo 5,5 Milyar Kini Buat Ulah Setelah Keluar Penjara

Pati, Sinarnusantara.com  Perseteruan antara Utomo VS Zana belum berakhir, keduanya masih saling lapor dan adu kekuatan. Utomo yang belum lama keluar penjara karena kasus dugaan penipuan saham kepemilikan kapal melawan Zana kembali berulah dengan melaporkan beberapa laporan, yang menurut penelusuran media ini setidaknya ada 4 orang yang sudah dilaporkan, bail di Polresta Pati maupun di Polda Jawa tengah. Selain itu Utomo juga telah dianggap menyebar fitnah, karena mengatakan lawannya pernah mempunyai riwayat kejiwaan. (15/03)




Media ini menelusuri dari pernyataan-pernyataan Utomo yang dimuat di beberapa video Tiktok,  beberapa nama yang dilaporkan   adalah inisial J (Zana- red), Suwarti, Budi Ariyanto dan media Jursid Nusantara. Banyaknya laporan yang dianggap ngawur, kuasa hukum Zana bahkan menganjurkan  agar Utomo  ke psikiater untuk periksa kejiwaanya. Tak terima disarankan untuk ke psikiater Utomo pun membuat berita bahwa Zana (yang disebut inisial J) yang punya pernah punya riwayat kejiwaan sewaktu muda. Zana pun memberi klarifikasi kepada awak media,  Utomo dibilang Fitnah karena Zana menegaskan bahwa dirinya tidak pernah punya riwayat tersebut. 

Dalam satu acara podcast pihak Zana beserta kawan kawannya memberikan pernyataan bahwa, Zana tidak pernah menerima uang 250 Juta, adapun surat notaris yang ditunjukkan Utomo  itu untuk Karyono yang telah menyerahkan uang tersebut ke Utomo. Perkara  tersebut pernah   dilaporkan ke Polres Pati dan Polda Jateng namun dihentikan karena tidak cukup bukti. Suwarti yang mendengar dilaporkan tidak bayar perbaikan kapal ke Utomo sebesar 5.5 milyar, sedang dia tidak pernah ada transaksi perbaikan kapalnya milik Utomo, jadi dia merasa aneh. Sedangkan Budi Ariyanto yang mendengar  dirinya dilaporkan mencuri dorin kapalnya Utomo juga merasa bingung karena kapal yang dimaksud itu  tidak ada mesin dorinnya dan juga itu bukan kapalnya Utomo, karena menurutnya Utomo itu tidak punya kapal.

Kesaksian Ibrahim dan Pak Man lebih mencengangkan karena keduanya diajak untuk berbuat jahat, Ibrahim pernah diajak membuat laporan palsu, sedangkan pak Man disuruh mencuri mesin kapal milik Zana. Pertarungan antar dua kubu makin seru, namun seakan tidak seimbang, Suwarti, Budi , Pak Man, Ibrahim yang asalnya berpihak pada Utomo semua berbalik arah berpihak pada Zana, mereka mengatakan sudah kilaf berteman pada orang yang dianggap jahat. /Red.
Previous Post Next Post

نموذج الاتصال